Monday, 26 October 2015

Sejarah Harpa

Sejarah Harpa




harpa_irlandaHarpa atau dalam bahasa Inggris disebut dengan Harpadalah merupakan jenis alat musik petik. ringkali alat musik ini diilustrasikan bersama dengan para malaikat. Bentuknya tinggi, umumnya berwarna emas, dan memiliki senar. Biasanya berbentuk dasar segitiga. Seringkali hadir bersamaan dengan orkes simphony, bersamaan dengan suara vokal, suara flute, atau bisa juga dengan jazz bass dan drum. Sebuah harpa dapat dimainkan baik dengan tangan, ataupun dengan tangan dan kaki, seperti yang ditemui pada pedal harp. Harpa dapat dimainkan secara solo, atau bisa juga dalam bagian sebuah ensemble. Namun lepas dari keseluruhan itu, baik dimana ataupun bagaimana harpa dimainkan, Harpa dapat menciptakan sebuah dentingan yang sangat indah. Harpa memiliki berbagai jenis variasi bentuk, ukuran, dan berat. Namun kesemuanya itu tetap memiliki tiga bagian utama, yaitu:


  1. Papan suara (Sound board)
  2. Leher (Neck)
  3. Senar (String)
Harpa Modern biasanya berbentuk triangular. Variasi ukuran sebuah harpa bisa mencapai dua kaki (60 cm) hingga enam kaki (180 cm) dan memiliki 22 sampai 47 buah senar. Harpa dengan ukuran yang lebih kecil bisa dipangku sambil dimainkan. Sedangkan yang berukuran besar biasanya diletakkan di lantai. Harpa dapat ditemui dengan bentuk dan ukuran yang lebih variatif dibandingkan dengan alat musik/ instrumen lain. Harpa merupakan salah satu intrument yang tertua, dan konon telah digunakan sejak zaman Mesir kuno. dan untuk jenis Harpa yang terbaru, adalah Harpa Elektrik.

Sejarah Biola

Sejarah Biola


BiolaAsal muasal alat instrument ini dari dataran spanyol-mauris di abad 8. Kemudian berkembang di abad 16 dengan alat musik yang dinamakan Rebec (sekarang digunakan di Arab, di Indonesia Rebab – alat musik gesek dengan 2-3 senar) dan Fidel (alat musik gesek dengan 5 sampai 7 senar).
Alat musik gesek Biola pertama kali diperkenalkan di Itali, kotaTurin pada tahun 1523. Bentuk biola tersebut dipajang dalam bentuk patung atau skulptur “malaikat kecil bermain biola” di sebuah gereja di Vercelli. Biola pertama itu terdiri dari 3 senar.
Sejak tahun 1540 biola mempunyai 4 senar dengan bentuk yang tidak terlalu berbeda dengan biola sekarang. Jenis biola tersebut berasal dari daerah Itali bagian atas. Oleh karena itu pembuat biola yang terkenal adalah dari Itali, seperti Andrea Amati, Nicola Amati, Gasparo da Salò, Guarnerius del Gesu, Antonio Stradivari. Biola2 dulu yang sudah selesai dibuat, dipergunakan sekarang menjadi Biola Barok. Dan sejak tahun 1950 menjadi semakin banyak dan digunakan untuk pertunjukkan “Musik jaman Barok” (Alte Musik), yang suaranya disesuaikan dengan jaman abad 17 dan 18.

Harmonika

Sejarah  Harmonika


harmonikaHarmonika adalah sebuah alat musik yang paling mudah dimainkan. Hanya tinggal meniup dan menghisapnya harmonika akan mengeluarkan suara yang cukup bagus. Harmonika berasal dari alat musik tradisional China yang bernama ‘Sheng’ yang telah digunakan kira-kira 5000 tahun yang lalu sejak kekaisaran Nyu-kwa.
Harmonika modern ditemukan pada tahun 1821 oleh Christian Friedrich Buschmann. Sebuah instrumen musik tiup sederhana yang terdiri dari plat-plat getar dari logam yang disusun secara horozontal dengan desain yang kurang baik dan hanya menyediakan nada tiup kromatis.
Desain awal dari Buschmann akhirnya banyak ditiru dan dimodifikasi menjadi lebih baik. Salah satu contohnya adalah harmonika buatan Richter yang merupakan desain awal dari sebuah harmonika modern. Pada tahun 1826 ia mengembangkan variasi harmonika dengan 10 lubang tetap dan 20 pelat getar dengan pemisahan fungsi pelat yang ditiup dan yang dihisap. Pada akhirnya, nada yang dibuat oleh Richter disebut sebagai nada diatonis dan merupakan nada standard harmonika.
Tahun 1847 Keluarga Seydel “Johann Christian Seydel dan Christian August Seydel” yang sebelumnya adalah keluarga penambang di Sachsenberg-Georgenthal /Saxony mulai mengembangkan usaha pembuatan instrumen harmonika di karenakan kegiatan usaha penambangannya yang dihentikan.Pabrik pembuatan harmonika di tempatkan di Klingenthal di bawah kaki gunung ‘Aschberg’, selanjutnya seydel semakin mngukuhkan diri sebagai pabrikan harmonika di seluruh wilayah Saxony.

Tahun 1857 saat pengrajin jam Jerman bernama Matthias Hohner memutuskan untuk menjadi produsen harmonika. Dengan bantuan dari keluarganya, ia dapat memproduksi 650 harmonika tahun itu. Hohner memperkenalkan harmonika ke Amerika Utara pada 1862 sebuah langkah yang membawa pabrikan Hohner menjadi produsen nomor satu utnuk harmonika. Pada 1887 Hohner telah memproduksi lebih dari 1 juta harmonika per tahunnya. Sekarang, Hohner telah memproduksi lebih dari 90 model harmonika yang berbeda jenis, nada, dan model. Yang memungkinkan untuk memainkan berbagai macam gaya musik mulai dari pop, blues, rock, country, ska dan bermacam-macam lainnya.

Sejarah Piano

Sejarah Piano


yamaha-piano-1Asal mula kata piano sebenarnya adalahpianoforte, yang berasal dari bahasa Italia. Piano dibuat olehBartolomeo Cristofori pada tahun 1720-an. Awal mula piano diciptakan, suaranya tidak sekeras piano yang dapat didengar pada abad 20-an. Pasalnya, tegangan tuts piano kala itu tidaklah sekuat piano yang sekarang.
Kini, piano pertama tersebut dipajang di Metropolitan Museum of Art di New York. Seperti pada banyak penemuan yang lainnya, piano ditemukan berdasarkan penemuan teknologi. Asal muasalnya, piano dikembangkan dari alat musik kecapi. Perbedaannya, kecapi dimainkan dengan dipetik. Sedangkan piano ditekan tuts-tutsnya.
Secara umum, piano termasuk ke dalam kelompok musik instrumental. Piano memproduksi suara dari getaran papan suara yang volumenya dapat diperkuat (dapat diatur besar kecilnya).
Secara luas, piano di dalam musik dapat menjadi performa pada nyanyian tunggal dan sebagai pengantar nyanyian solo. Dalam artian, piano dapat hidup dan mengiringi penyanyi tanpa bantuan atau iringan alat musik lain. Suara yang dihasilkan piano sudah dapat mewakili alat musik lainnya. Meskipun demikian, piano akan lebih berarti lagi didengar dengan bantuan alat musik lain. Yang perlu ditekankan di sini, piano dapat mengalun indah tanpa bantuan alat musik lain. Tidak sama halnya dengan alat musik lain, yang kurang enak didengar tanpa dilengkapi piano. Banyak musik-musik instrumen yang bersinar karena andil dari piano.
Perkembangan Piano
Pada akhir periode 1790 sampai 1860, piano era Mozart mengalami perubahan yang hebat, dimana instrumen modern semakin terlihat memimpin. Pada revolusinya, piano banyak mendapat dukungan dari komposer dan pianis-pianis terkenal yang mengiringi perkembangannya. Sehingga piano dalam musik semakin memiliki power yang tinggi. Teknologi dalam pembuatan piano pun semakin menggunakan alat-alat berteknologi tinggi.
Dalam beberapa waktu, gaya suara piano meningkat. Dari 5 oktav menjadi 7 1/3 (atau bahkan lebih) oktav, ini menandakan piano semakin modern. Kemajuan teknologi ini banyak bersumber dari perusahaan di Inggris, Broadwood. Selama bertahun-tahun, instrumen buatan Broadwood mengalami perkembangan menjadi lebih banyak jenisnya, lebih baik suaranya, juga dikemas secara baik dan rapi.
Perusahaan Broadwood mengirim piano mereka kepada Hadyn dan Beethoven. Cakupan kemampuan piano yang mereka kirim itu lebih dari lima oktaf. pada tahun 1790an, tahun 1810 menyusul menjadi enam oktav, sampai pada tahun 1820 akhirnya menjadi tujuh oktav. Sampai-sampai banyak perusahaan pembuat piano mengikuti trend ini.
Bercerita tentang piano sama halnya seperti menceritakan seorang superstar. Seperti layaknya seorang superstar, piano yang terkenal itu juga banyak dikagumi berbagai kalangan. Piano bisa masuk dalam industri musik dan perfilman, yang dengan mudahnya dilihat dan didengar siapa saja.
Sejak tahun 1830-an, konser piano selalu di idolakan banyak penggemar musik. Setiap para pianis terkenal menggelar konsernya, kerap kali dipadati oleh para penggemar. Mereka selalu berbondong-bondong mengantri tiket konser piano seperti semut. Karena bagaimanapun juga, piano bisa masuk ke hampir seluruh musik terkenal.
Contoh pada ke-27 konser piano yang digelar Mozart. Konser ini benar-benar merupakan konser musik instrumental yang tanpa bantuan iringan penyanyi ternyata tetap dapat lebih dinikmati. Inilah kehebatan yang dimiliki alat musik piano. Permainan pada konser piano bisa terlaksana dengan baik secara solo (sendirian), duo (berdua), trio (bertiga), maupun kuartet (berempat). Hal ini telah dibuktikan sejak lama oleh para pianis terkenal seperti Mozart, Hadyn, Beethoven, Schubert, Schumann, Mendelssohn dan Brahms.
Salah satu peran piano dalam industri perfilman adalah sebagai alat musik yang mengiringi jalannya film tersebut. Dapatkah loe membayangkan jika film yang loe tonton tidak didukung oleh latar belakang musik? Piano sangat lekat dengan alur-alur cerita dalam film. Jika pada film itu ceritanya sedih, diputarkanlah alunan musik piano yang lagunya sedih atau melow, sedangkan jika film itu seru (misalnya film aksi), maka diputarkanlah musik yang membuat adrenalin naik. Kesemua ini senantiasa diperankan oleh piano.

Sejarah Saxophone

Sejarah Saxophone


Saxophone adalah alat musik yang masuk dalam kategori aerophone, single-reed woodwind instrument. Saat ini saxophone sangat popular digunakan dalam musik jazz, dan memiliki berbagai jenis dengan range yang berbeda-beda.
Saxophone berasal dari Belgia, dibuat oleh seorang pemain clarinet dan pembuat alat musik bernama Adolphe Sax pada awal tahun 1840. Tentang bagaimana munculnya ide pembuatan Saxophone sendiri tidak jelas, dan para ahli menyimpulkan bahwa salah satu kemungkinan adalah Saxophone lahir dari hasil eksperimen Sax dengan berbagai Clarinet, Adolphe Sax juga terkenal dengan desain ulang Bass Clarinet, dengan dua register instrument yang terpisah satu oktaf.
Walau menurut penelitian Saxophone lahir pada tahun 1841, namun lebih tepat jika tahun kelahirannya adalah pada saat Sax mempatenkan ciptaannya itu pada tahun 1846. hak paten Sax mencakupi 2 keluarga Saxophone yaitu keluarga orkestra (in C dan in F) dan keluarga band (in Bb dan in Eb).

Klasifikasi Saxophone

OrchestralBand
Sopranino in F Soprano in C Alto in F Tenor in C Baritone in F Bass in C Contrabass in FSopranino in Eb Soprano in Bb Alto in Eb Tenor in Bb Baritone in Eb Bass in Bb Contrabass in Eb

Hanya beberapa dari isi table di atas yang dibuat pada saat Sax mempaten karena ada pendapat yang mengatakan bahwa pada awalnya Sax berniat membuat Saxophone sebagai instrument tenor/bass.
Pengunaan Saxophone ini pertaman kali muncul ke permukaan oleh sahabat dari Sax yaitu Hector Berlioz pada tahun 1942. pengunaannya di orkestra sangat jarang, hanya beberapa composer klasik yang menggunakannya seperti Berlioz, Maurice Ravel, dan composer Jerman Richard Wagner.
saxophone
Perkembangan teknis dari Saxophone ini dapat dibagi menjadi dua fase yaitu pada saat hak paten Sax masih berlaku dan sesudahnya. Pada fase pertama, perubahan dan perkembangannya berjalan lambat, dan mekanisme saxophone lebih sederhana, lebih mirip kepada clarinet. Namun setelah hak paten habis pada tahun 1866, muncul banyak pembuat Saxophone yang akhirnya mengakibatkan perkembangannya yang lebih cepat secara teknis. walau begitu, dalam 150 tahun perkembangannya, fondasi dasar Saxophone tidak banyak berubah dari desain awalnya. pada awalnya saxophone banyak digunakan dalam band militer. Hingga memasuki 1900-an, saxophone secara perlahan mulai banyak digunakan, salah satunya dalam pertunjukkan Vaudeville dan dance band mengantikan violin.
Sampai saat ketika musisi Jazz mulai melirik saxophone, dengan mengaplikasikan phrasing dan attack dari trumpet. Sekitar tahun 1920-an, dengan tokoh seperti Sidney Bechet, dan Coleman Hawkins. Lalu disempurnakan pada tahun 1930-an dengan Lester Young, lalu muncul Charlie Parker. Musisi yang disebutkan di atas bereksperimen dengan berbagai tone dan suara dari saxophone hingga teknik bermainnya berkembang seperti saat ini dan menjadikan saxophone menjadi alat musik yang sangat popular.
Saat ini saxophone yang paling umum digunakan adalah Soprano (Bb), Alto (Eb), Tenor (Bb), dan Baritone (Eb).

Sejarah tentang drum

Sejarah Tentang Drum


terrybozziodrumkit69Drum sebenarnya bermacam-macam. Ada snare, tom-tom, bass, conga, tymbal, mondo, bedug, tabla… dll, mereka sebenarnya adalah drum, karena memainkannya dengan cara dipukul. Tetapi yang kita bahas adalah DRUMSET, yang bisa dibilang bentuk drum paling modern. Drumset itu sendiri sebenarnya terdiri atas 3 drum, yaitu Snare, tom-tom dan bass drum. Untuk tom-tom masih dapat dibagi dua lagi, yaitu: Mounted tom dan floor tom-tom (tergantung dari peletakan dan diameter saja). Dari ketiga unsur tersebut masih ada beberapa unsur penting lagi, yaitu cymbal, hardware (pedal, hihat stand, cymbal stand, snare stand, tom holder/tom stand) dan drumhead.
Tom-tom terdiri atas berbagai macam ukuran baik dalam kedalamannya dan diameternya. Ukuran suatu drum biasnya ditulis 12×10 yang maksudnya adalah kedalamannya 12 inchi dan diameternya 10 inchi. Diameter tom-tom bervariasi, biasanya tom-tom paling kecil berdiameter 6″, dan berlanjut ke 8″, 10″, 12″, 13″, 14″, 15″, 16″, 18″ dan 20″. Ukuran tom-tom 14″ keatas dapat digolongkan sebagai floor tom-tom, tetapi tergantung dari peletakannya juga. Tom-tom menggunakan 2 drumhead, atas dan bawah, kecuali pada tahun 70-an dimana tom-dan bass drum hanya menggunakan 1 drumhead saja, dan suaranya jelek sekali. Badan tom-tom atau yang biasa disebut dengan shell terbuat dari kayu. Untuk drum kelas pemula biasanya menggunakan kayu Mahogany dan untuk kelas professional biasanya menggunakan kayu Birch dan Maple. Kayu Birch dan Maple lebih mahal karena menghasilkan suara atau tone yang bulat dan jernih. Kayu pada tom-tom biasanya mempunyai ketebalan dari 4 sampai 10 mm. Semakin tipis kayu maka suara yang dihasilkan semakin kaya dan sensitive. Sedangkan semakin tebal kayu suara yang dihasilkan semakin keras, tetapi suaranya tidak terlalu kaya dan kurang sensitive.
Bass drum tidak terlalu berbeda dengan tom-tom, hanya bass drum mempunyai diameter yang lebih besar, 16″, 18″, 20″, 22″, 24″ dan bahkan 26″ atau lebih. Dan bass drum dipukul dengan menggunakan pedal dan ditaruh dibawah. Tetapi suara bass drum tidak seperti tom-tom yang bersuara “Dung…” tetapi cenderung bersuara “Dug…” (lebih mati suaranya). Kayu bass drum cenderung lebih tebal untuk menghasilkan suara yang lebih keras dan untuk ketahanan drum itu sendiri.
Snare drum adalah drum yang paling berbeda diantara lainnya (dari bentuk dan suaranya). Dan snare drum merupakan unsur utama dari drumset (yang paling sering dipukul). Drum ini biasanya berukuran 10″ sampai 15″, tetapi yang paling biasa digunakan adalah ukuran 14″. Yang membuat perbedaan pada snare drum yaitu pada bagian bawah drum tersebut. Di bawahnya menggunakan kawat-kawat yang berbentuk spiral atau yang sebenarnya dinamakan Snare Wire /Strainer. Benda itulah yang membuat perbedaan pada snare drum. Jika anda memukul head atasnya maka snare wire dibawah segera merespon, dengan cara ‘memukul’ kembali head bawah dan menghasilkan suara yang tajam. Maka dari itu, sebenarnya ‘nyawa’ dari snare drum terletak pada snare wirenya. Jika snare wirenya dilepas maka suara yang dihasilkan hampir sama dengan tom-tom.
Cymbal, lagi-lagi merupakan ‘nyawa’ bagi drumset, karena hampir tidak mungkin bermain drum tanpa cymbal (ibaratnya seperti makan nasi tanpa nasi, nggak makan donk…). Cymbal terdiri atas 4 jenis mereka yaitu:
1. Hihat cymbal:
‘Jantungnya’ cymbal dan drum. Berguna untuk menjaga waktu/tempo. terdiri atas sepasang cymbal. berukuran 8″ sampai 15″. Ukuran standart 14″
2. Ride cymbal:
Sama fungsinya dengan hihat tetapi dengan bentuk dan suara yang berbeda. Hanya terdiri dari satu cymbal tetapi berukuran besar 18″ sampai 22″. ukuran standar 20″
3. Crash cymbal:
Berguna untuk memberi phrase/nada pada suatu lagu. Berukuran 13″ sampai 22″ tergantung dari selera pemain.
4. Efek cymbal:
Efek cymbal terdiri atas Splash, bell, china dan swiss. Berguna untuk memberi ‘warna’ khusus pada suatu lagu. Splash dan bell biasanya berukuran 6″ sampai 12″ dan untuk china dan swiss biasanya berukuran 16″ sampai 22″.
Hardware terdiri atas berbagai macam bentuk dan fungsi:
1. Pedal:
Berguna untuk memukul bass drum, juga tersedia double pedal, yaitu pedal yang menggunakan 2 pedal dan 2 pemukul atau beater untuk mendapatkan suara yang lebih pada bass drum.
2. Hihat stand:
Untuk menempatkan hihat cymbal yang terdiri atas 2 buah cymbal sehingga anda dapat membuka dan menutup kedua cymbal itu dengan kaki kiri anda.
3. Cymbal stand:
Untuk menempatkan segala macam jenis cymbal kecuali hihat.
4. Snare stand:
Untuk menempatkan Snare drum dan anda dapat merubah posisinya sesuka anda.
5. Tom holder/tom stand:
Berguna untuk memasang tom-tom.
Drumhead mempunyai ukuran, type, fungsi dan ketebalan yang berbeda. Drumhead terdiri atas 3 bagian; Pertama Batter head, yaitu drumhead yang dirancang khusus untuk dipukul. Kedua, Resonant hanya ditaruh pada bagian bawah tom-tom dan bagian depan bass drum. Head ini tidak untuk dipukul, head ini berguna untuk memberi ‘hidup’ pada tom-tom dan bass drum. Dan terakhir adalah snare side, khusus hanya untuk ditaruh dibagian bawah snare untuk mendapatkan suara snare wirenya. Snare side merupakan head yang paling tipis. Ingat, tidak untuk dipukul.

Perbedaan Antara Drum Elektrik dan Drum Akustik

Perbedaan Antara Drum Elektrik dan Drum Akustik 

Banyak siswa bertanya kepada saya mana yang lebih baik untuk berlatih ataubermain di elektrik ataudrum akustik. Jawabannya adalah tidak hitam dantidak putih, namunpertanyaan bisa dilihatdengan mempertimbangkan keuntungan dan kerugian dari kedua jenisinstrumen.
Kedua jenis drum 
ini (elektrik maupun akustik) memiliki kegunaan dankeuntungan yang berbeda beda, tetapi pada akhir harinya semua tergantung pada tujuan anda dalam menggunakan alat tersebut danbagaimana anda bermain drum. Untuk mempermudah keputusan anda Anda, maka saya telah untuk membuat daftar keuntungan dan kerugian darimasing-masing drum set dan kemudian silahkan Anda memutuskan.




Drum Elektrik


Kelebihannya :


Mungkin keuntungan yang paling penting dengan drum elektrikadalah kemampuan untuk berlatih dengan headphone  atau mengecilkanvolume drum sehingga masalah kebisingan dapat dihindari. Hal ini membuat drum elektrik menjadi ideal untuk rumah tangga (yang tidak punya studio atau ruangan peredam suara) tanpa membuat para tetanggamarah-marah karena bising.

Kebanyakan drum elektrik dengan fasilitas untuk praktekseperti metronom dan beberapa jenis suara drum, yang memungkinkandrumer untuk bereksperimen dengan selera musik dam gaya bermainmereka. Hal Ini tentunya bisa menjadi sangat menyenangkan dan bagus untuk belajar.

Kebanyakan kualitas drum elektrik yang level menengah lebih murah daripada kebanyakan drum akustik yang level menengah, terutama ketika Anda mepertimbangkan harus membeli cymbal beserta standnya (biasanya untuk drum akustik level menengah cymbal dan stand tidak dijual satu set dengan drumnya maka drum akustik jauh lebih mahal harganya). Kisaran harga drum elektrik mulai sekitar £ 500.

Stick Drum yang digunakan untuk bermain drum elektrikcenderung lebih awet karena stick tidak memukul seperti di drum akustik yang memukul rims Drum dan tepian simbal yang lebih tajam.Kemudian sebuah keuntungan kecil yang saya tahu, Anda akan mendapatkan bounce atau pantulan lebih bagus pada drum elektrikkarena pada dasarnya drum ini memiliki bantalan karet yang selalu lebih terjaga tension nya. sehingga bermain juga menjadi sedikit lebih mudah.

Anda jelas tidak perlu khawatir tentang tuning drumelektronik. Drum kit listrik dapat dipasang langsung ke peralatan rekaman / pc. Bahkan beberapa jenis drum elektik yang berlevel lebih tinggi telah dibangun di fasilitas rekaman sudah.

Drum elektrik ini juga ukuran yang lebih kecil daripada kebanyakan drum akustik dan sehingga dapat masuk ke dalam kamar kecil atau di pasang di panggung yang sempit.




Kekurangannya

 Sound pada drum elektrik tidak terdengar sama sebagai drumakustik. Ini adalah kelemahan terbesar dengan drum elektrik.Teknologi ini memang telah ditiingkatkan tetapi masih saja tidakbisa mengalahkan suara drum akustik, simbal dan hi-hat nya. Bahkan drum elektrik yang murah terdengar sangat palsu dan dapat menjadi tidak nyaman untuk dimainkan. Beberapa drum elektrik  bahkan tidak memiliki pedal bass drum yang nyata, dan sebaliknya disediakan dengan bantalan bass drum yang sensitive terhadap sentuhan ringan yang digunakan untuk tempo cepat.

Kesalahpahaman yang umum adalah bahwa drum elektrik bukan berarti benar-benar tidak bersuara; suara dapat terjadi dari memukulbantalan karet dengan stick dan pedal bass drum memukul mukulpermukaan pad karet bass drumnya. yang suaranya dapat merambatmelalui lantai dan dinding sehingga kadang masih terdengar di ruangan lain.

Spare part Drum elektrik  juga sering rusak dan akan perludiganti seperti bantalan pad nya atau klem-klemnya. Bahkan kadang susah mencari spare part nya.

Membeli drum elektrik bekas dapat menjadi berisiko seperti dengan membeli apapun produk elektronik yang bekas. Bisa jadi sudah rusak namun Anda tidak akan pernah tahu sampai Anda membawanya pulang dan menggunakannya.

Kit listrik bisa sangat canggung saat mengatur tingkat suaradi atas panggung dan sebagian besar sound enggineer tidak siap untukmempersiapkan kelengkapan dari Drum elektrik.

Memang drum elektrik cuma membutuhkan amplifier eksternalgitar yang kecil jika hanya diperlukan untuk penggunaan pribadi Anda sendiri tetapi jika digunakan di atas panggung makan akan membutuhkan amplifier yang lebih besar.

Beberapa drum elektrik  posisinya juga sangat terbatas misal ketinggian atau kemiringannya tom-tomnya tidak dapat diatur, karena terbatas pada drum racknya sendiri.




Drum Akustik 


Kelebihannya


Dengan drum akustik, maka drummer mampu bermain dengan feel dan sentuhan yang tepat, dari sangat lembut hingga sangat keras.Cymbal dapat selalu dibersihkan/dipoles namun tidak seperti kebanyakan drum elektrik. Drum akustik adalah instrumen yang sangatsensitif dan halus dengan dinamika besar yang tidak mungkin dengan hanya menciptakan versi elektroniknya. Namun!

Drum akustik memungkinkan drummer untuk belajar dan melakukanstroke roll, buzz roll / closed roll, memainkan cymbal swells,teknik hi-hat dan cross stick pada tingkat yang lebih baik dan lebih realistis daripada drum elektrik.

Drum akustik baru yang level bawah dapat dibeli dengan harga £200 dan bahkan yang bekas bisa lebih murah. Tidak seperti drumelektronik dimana drum bekasnya lebih beresiko rusak sebelumnya.

Pengaturan posisi sudut drum akustik (kemiringan/ketinggian snare, rack tom, flor tom dari anda duduk) jauh lebih fleksibeluntuk ditempatkan di mana Anda ingin.

Tidak ada amplifier/sound out yang diperlukan untuk latihansendiri maupun bersama grup band.




Kekurangannya
 

Suara sebuah drum akustik adalah sangat keras tapi drum padsuntuk peredam dapat digunakan untuk mengurangi volume yang drastis.Tapi hal ini berarti bahwa rasa dan suara drum menjadi kurang bagus.

Drums akan membutuhkan kulit head pada drum diganti sesekalitergantung pada seberapa keras atau sering Anda bermain dan belinyabisa saja relative mahal (terutama bass drum yang lebih besar).

Drum akustik ini perlu disetel/tuning, hal ini bisa sulitdilakukan dengan baik oleh amatir/pemula.

Tidak menggunakan ear plug menyebabkan kerusakan padapendengaran adalah risiko nyata. Hati-hati!

Drum akustik dengan set yang besar/lengkap dan berat makamemerlukan ruang dan kesabaran saat melakukan set up kalo tidak bisa rusak.

Drum akustik dapat tergores dan bahkan wrap/pelapisnya bisa jadi rusak jika tidak dirwat atau ditaruh ditempat yang.




Kesimpulan


Seperti yang Anda lihat, ada banyak alasan untuk memilih salah satu drum tersebut (elektrik atau akustik). Saran saya, ketika ditanya selalu bergantung hanya pada satu tolak ukur - kebisinganmenjadi masalah? Jika jawabannya adalah ya maka drummer jelas akanmempertimbangkan drum elektrik. Drum elektrik yang termurah meskipun (di bawah £ 300) sangat tidak nyaman untuk bermain dan tidak realistis tapi setidaknya akan memberikan anda kesempatan untukbelajar dan berlatih pada sesuatu. Drum elektrik semuanya dibuat seperti "mainan" dan alat-alat belajar merupakn yang terbaik untukberlatih di tetapi tidak untuk tampil di panggung. Seorang pemulabisa menggunakan elektrik di kamar tidur mereka, tetapi drummerpanggung mungkin akan membutuhkan satu set drum akustik.
 
               Sebuah drum akustik jika terbukti terlalu keras maka anda bisa membeli/memiliki satu set pad peredam yang ditaruh di atasnya (sekitar £ 50) lalu dipindahkan ke suatu tempat di mana suara tidak menjadi masalah. Namun pada akhirnya tidak ada yang bisa mengalahkan suara, rasa dan kehalusan sebuah drum akustik. Jika saja kemudian drum elektrik dikembangkan agar feel dan suaranya PERSISsama seperti drum nyata atau cymbalnya maka kemungkinan akan menjadi pilihan saya. Tapi dilemanya saya seorang pementas dan drummerprofesional jadi hal ini mungkin sedikit bias.